| Bonus dari pemerintah diharapkan dapat dipergunakan oleh Atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) serta Pekan Olahraga Cacat Nasional (Porcanas)untuk modal usaha bukan dihambur hamburkan untuk keperluan yang tidak penting. |
| Read more... |
| Hatta Zainal Dukung Aspirasi GERTAK |
|
|
|
| Written by hmsdprd3 |
| Wednesday, 03 March 2010 12:38 |
Samarinda.Unjuk rasa elemen mahasiswa dari berbagai daerah menuntut penuntasan skandal Bank Century terus berlangsung. Tidak terkecuali mahasiswa di Samarinda.
Rabu (3/6) puluhan mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Tangkap Koruptor (GERTAK) terdiri dari BEM SI, KAMMI dan BEM se-Unmul mengelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kaltim Jl Teuku Umar, Samarinda.Aksi dari pengunjuk rasa diawali sekitar pukul 11.30 hingga 13.00 Wita itu menuntut agar sidang Paripurna DPR RI menyetujui rekomendasi Pansus Bank Century dan menyatakan bailot Bank Century menyalahi prosedur hukum dengan meminta dukungan kepada fraksi-fraksi di DPRD Kaltim serta meminta KPK, polisi serta jajaran segera menuntaskan kasus skandal Bank Century. Selain berorasi, massa juga membagikan selebaran untuk dibagikan ke pengendara yang kebetulan melintas di Jalan Teuku Umar. Tak ketinggalan terbentang spanduk bertuliskan “Century kacrut negara bangkrut saatnya korup ,harus diusut” . Sementara spanduk lain bertuliskan “DPRD RI harus putuskan Bailout Century cacat hukum, KPK, Jaksa, Polisi usut tuntas Century, Boediono, Sri Mulyani segera mundur, tolak parpol neolib, penipu rakyat” dibentangkan mengarah ke gedung wakil rakyat tersebut. Usai orasi pengujuk rasa memberikan sebilah replika pedang kepada Hatta Zainal.Replika pedang diberikan oleh pengunjukrasa ke dewan sebagai bentuk keberanian dewan menolak Bailout Bank Century Hatta Zainal Abidin dan Muhammad Adam dua anggota DPRD Kaltim menemui pengunjuk rasa Hatta mengatakan mendukung penyusutan kasus Century dan mendukung aspirasi massa yang ingin meminta dukungan kepada fraksi-fraksi yang mendukung bailot Century cacat hukum. Namun Hatta mengakui dukungan itu bukan atas nama DPRD Kaltim dan fraksi-fraksi yang setuju bailout Bank Century cacat hukum, melainkan atas nama rakyat Kaltim dan Penasehat Fraksi Golkar. “Saya mendukung sekali aspirasi ini, tapi bukan atas nama kelembagaan, karena keputusan ini tidak boleh diputuskan oleh saya sendiri, namun dukungan ini saya berikan atas nama Penasehat Fraksi Golkar dan rakyat Kaltim,” ucapnya didepan puluhan massa. Dukungan itu kemudian dipertegas dukungan secarik surat berisi tuntutan GERTAK dan mengirimkan secara fax hasil dukungan tersebut ke Istana Merdeka dan DPR RI. Merasa puas aksi unjuk rasanya diterima massa secara perlahan lahan membubarkan diri dengan tertib. |
Statistik









![]() | Hari ini | 139 |
![]() | Kemarin | 265 |
![]() | Minggu ini | 1321 |
![]() | Minggu lalu | 2061 |
![]() | Bulan ini | 2513 |
![]() | Bulan Lalu | 8469 |
![]() | Semua | 118833 |
Online (20 minutes ago): 6
IP Anda: 38.107.191.89
,
Today: Sep 09, 2010
IP Anda: 38.107.191.89
,
Today: Sep 09, 2010
Kalender
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||




Samarinda.Unjuk rasa elemen mahasiswa dari berbagai daerah menuntut penuntasan skandal Bank Century terus berlangsung. Tidak terkecuali mahasiswa di Samarinda.
Rabu (3/6) puluhan mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Tangkap Koruptor (GERTAK) terdiri dari BEM SI, KAMMI dan BEM se-Unmul mengelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kaltim Jl Teuku Umar, Samarinda.





