|
Jalan Tol dan BSB Sepakat Dibangun |
|
|
|
|
Written by hmsdprd4
|
|
Thursday, 11 March 2010 12:37 |
|
Samarinda.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi Kaltim menyepakati melanjutkan pembangunan proyek jalan tol dan Bandara Samarinda Baru (BSB).Kedua putusan itu terungkap dalam rapat antara Komisi III DPRD Kaltim dengan Asisten III Setdaprov Kaltim, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Perhubungan di gedung DPRD Kaltim Lantai III, Kamis (11/3).
Menurut Ketua Komisi III DPRD Kaltim H.Syahrun mengatakan sedikitnya ada sembilan proyek yang dipaparkan oleh pemerintah. Namun dari sembilan proyek tersebut sementara hanya dua proyek mendapat persetujuan yakni Bandara Sungai Siring dan tol way .” Dua proyek itu kami semua nilai menjadi proyek prioritas namun demikian bukan berarti mega proyek lainnya tidak menjadi perhatian bagi legeslatif akan tetapi harus lebih berdasarkan kepada kebutuhan masyarakat dan Kaltim secara keseluruhan “kata Syahrun ditemui usai rapat. Masih menurut Syahrun, khusus BSB, bulan Maret 2010 proyek tersebut sudah dapat dilakukan tender oleh provinsi. Alasan kuat dapat dilakukan tender lantaran telah terbitnya SK dari Pemkot Samarinda terkait dengan pemindahan tanggung jawab proyek ke provinsi. Anggota komisi III DPRD Kaltim Zaenal Haq mengatakan BSB akan dibagi menjadi dua sisi dengan rincian sesi udara dibangun dengan dana pusat, sisi darat (terminal) akan dibiayai APBD Kaltim dengan total Rp.69,07 milyar.“ Pusat sudah memberikan lampu hijau sehingga kami sangat yakin sekali kalau pusat nantinya akan membantu guna terwujudnya bandara yang bukan hanya baik bagi daerah akan tetapi secara nasional terlebih dengan adanya kecelakaan pesawat dibandara temindung beberapa waktu lalu akibat tidak mampunya bandara menerima landing pesawat yang tergolong besar”ucap dia. Zaenal menambahkan pembangunan jalan tol sesi Balikpapan- Samboja-Sanga-Sanga dan tembus ke Jembatan Mahkota II Samarinda sepanjang 97 Km menelan dana Rp.2 trilyun melalui APBD Kaltim. Besaran dana tersebut belum termasuk pembebasan lahan.Ia menjelaskan dana pembebasan lahan dianggarkan tersendiri sharing antara provinsi dengan Pemerintah Kota Samarinda, Balikpapan dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan total anggaran Rp.300 milyar. Sedangkan untuk pendanaan pembangunan menurut Anggota Komisi III DPRD Kaltim Hj.Kasriyah, akan dilakukan pola sharing anggaran yakni dengan pembagian 30 persen dari APBD Provinsi, 20 persen dari APBN dan sisanya 50 persen dari investor. Sejauh ini sedikitnya ada tiga investor yang berminat diantaranya termasuk salah satunya Bakrie Tol dan Jasa Marga Ia mengatakan, bahwa semua proses pembangunan baik BSB dan tol way sudah sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 80 tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Lebih lanjut Kasriyah menambahkan terkait dengan pembangunan tol way dan BSB yang ditargetkan rampung pada tahun 2013 mendatang itu, walaupun akan menelan anggaran yang besar namun efeknya akan sangat besar bagi perkembangan perekonomian di Kaltim pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.“ Kami semua berharap tentu saja semua pihak dapat mendukung karena ini demi kepentingan semua, jangan lihat besar anggarannya tetapi bagaimana mamfaat yang bisa kita dapatkan dari kedua proyek tersebut”harap Kasriyah.
|
|
Last Updated on Thursday, 11 March 2010 12:38 |