Jumat, 31 Maret 2023 08:00 WIB

Daerah

Novan Minta Pemprov Kaltim Bantu Tangani Banjir di Samarinda

Redaktur: Rahmadani

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Afiliasi.net)

Samarinda, Afiliasi.net - Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengakui program penanganan banjir oleh Pemkot Samarinda mulai berdampak bagi masyarakat. 

Diketahui, dua titik krusial penanganan banjir yakni di simpang empat Mal Lembuswana dan simpang empat Sempaja, menjadi fokus pemkot dalam mengatasi banjir di Kota Tepian ini. 

Anggaran khusus pengendalian banjir pun menjadi yang terbesar setiap tahunnya dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda. 

Novan menilai, penanganan banjir di Samarinda akan lebih maksimal lagi jika pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat turut membantu. 

"Tentu akan lebih maksimal apabila pemprov dan pusat juga ambil bagian, karena mengingat keterbatasan anggaran kita," ujar Novan, belum lama ini. 

Politisi asal Golkar ini mengakui, tak semua kawasan langganan banjir membutuhkan penanganan yang sama, karena penyebabnya yang berbeda-beda. 

Terlebih, lanjut dia, Kota Samarinda secara geografis merupakan daerah yang dikelilingi oleh Kabupaten Kutai Kartanegara. Disebutkan Novan perlu adanya penanganan dari Pemprov Kaltim jika masalah banjir yang terjadi sudah menyangkut antar kabupaten/kota. 

“Karena banjir di Samarinda itu kiriman, contoh banjir Samarinda Utara. Itu dari Kukar, jadi inilah yang menurut saya perlu juga sama-sama memberikan kontribusi penanganan lingkungan," lanjut Novan. 

Menurutnya, kebijakan dari Pemprov Kaltim memang diperlukan untuk mengurangi dampak banjir kiriman dari Kukar. Ia pun turut menyesalkan, rencana pemprov yang saat ini membangun rumah sakit di kawasan Stadion Gelora Kadrie Oeoning (eks Stadion Madya Sempaja). 

"Kita itu salah satu penduduk terbanyak yang ada di Kaltim, jadi dampaknya juga perlu dipikirkan, kenapa kok malah dibangun di situ, apakah provinsi memang tidak punya lahan lagi," pungkas Novan. 

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun sempat meninjau kawasan Desa Pampang pada satu tahun silam. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh BPBD Samarinda, banjir di Kecamatan Samarinda Utara memang melibatkan air kiriman dari arah Badak Mekar, Kabupaten Kukar. 

Banjir kiriman tersebut merambat masuk Samarinda melalui Sungai Siring-Pampang-Lempake. Menjadi salah satu penyebab meningkatnya volume air di Bendungan Benanga. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #novan-syahronny-pasie #dprd-samarinda #banjir 

Berita Terkait

IKLAN