Detail Berita

Komisi III Minta Pertamina Tambah Volume Pasokan BBM se-Kaltim

Rabu, 10 Agustus 2011 | Oleh: Humas DPRD Prov

SAMARINDA. Komisi III DPRD Kaltim meminta Pertamina menambah volume pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke 14 kabupaten/kota, terutama premium dan solar, pada H-10 dan H+10 Idul Fitri 1432 H untuk mengantisipasi kesulitan warga mendapatkan kedua jenis BBM bersubsidi tersebut.

"Komisi III meminta ada perlakuan khusus dari Pertamina dengan menambah volume pasokan ke-14 kabupaten/kota. Jangan sampai 10 hari menjelang dan sesudah Idul Fitri warga kesulitan mendapatkan premium dan solar bersubsidi," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, Selasa (9/8) kemarin, menjelaskan hasil pertemuan Komisi III dan Distamben Kaltim dengan pejabat Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Pertamina di Jakarta.

Rombongan Komisi III yang terdiri atas Ketua,  H Syahrun HS (Fraksi Golkar), Wakil Ketua HM Darlis Pattalongi (Fraksi PAN), H Jawad Sirajuddin (Fraksi Patriot Bintang Demokrasi) ,  Andi Harun (Fraksi Patriot Bintang Demokrasi), H Abdurahman Alhasni  (Fraksi Golkar), HM Hatta Zainal Abidin (Fraksi Golkar), Zaenal Haq (Fraksi PKS),  Hj Kasriyah (Fraksi PPP), H Gamalis (Fraksi PPP), H Saifuddin DJ (Fraksi Golkar), H Ichruni Lufti Sarasakti (Fraksi Demokrat), Agus Santoso (Fraksi PDIP) dan M Adam (Fraksi Hanura - PDS)  diterima oleh Sekretaris Dirjen Migas, Edi Purnomo, pejabat BPH Migas, Luluk Priambudi dan pejabat Pertamina pusat,  B Trikora Putra.

Menurut Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim ini, dalam pertemuan tersebut  disepakati BPH Migas bersama Distamben Kaltim akan segera menyelesaikan perhitungan penambahan kuota BBM Kaltim. Hasil perhitungan  itu  akan menjadi pijakan pemerintah pusat, yakni BPH Migas dalam menetapkan kuota BBM  untuk Kaltim.

"Direktorat Jendral Migas Kementrian ESDM akan mengawal pelaksanaan  perhitungan hingga penetapan kuota BBM bersubsidi bagi Kaltim," kata politisi kelahiran Sengkang, 23 Agustus 1972 yang berasal dari Dapil III Kukar- Kubar ini.

Dalam pertemuan Pertamina juga memberikan komitmennya   untuk meningkatkan pengawasan terhadap ditribusi BBM,  termasuk akan dilakukan penambahan armada untuk percepatan pasokan BBM di SPBU-SPBU. Selain itu, Pertamina akan segra memfungsikan sub Depo BBM di Kabupaten Berau, sehingga pelayanan distribusi BBM di Wilayah Utara Kaltim bisa lebih baik lagi.

Meskipun demikian, agar distribusi BBM tepat sasaran, Komisi III DPRD Kaltim mendesak pemerintah, khususnya Kementrian ESDM, agar segera merampungkan regulasi penyaluran BBM bersubsidi.

"Jangan sampai ada penyimpangan-penyimpangan lagi dalam distribusi BBM bersubsidi, sehingga perlu ada regulasi yang jelas dan tegas," kata Darlis Pattalongi. (***)