Detail Berita

Pasar Tradisional Terancam Punah

Selasa, 08 Oktober 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Pasar Tradisional Terancam Punah

SAMARINDA. Anggota DPRD Kaltim Safuad mengungkapkan kekhawatirannya akan keberlansungan pasar tradisional. Dia berharap pemerintah dapat membantu dan memperhatikan kondisi pasar tradisional saat ini dengan meningkatkan kebersihan secara maksimal, sehingga bisa bersaing dengan  pasar modern. 

Pasalnya selain menjaga  eksistensi, perhatian terhadap pasar tradisional juga menjadi bentuk dukungan bersama terhadap kelangsungan pasar tradisional yang harus mengikuti perkembangan zaman.

"Meski perkembangan perdagangan pada tahap pasar modern semakin meluas seperti saat ini, pasar tradisional jangan dikesampingkan namun wajib dijaga. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk terus melakukan perawatan pasar rakyat di seluruh wilayah yang ada di Kaltim,” katanya.

Ia menjelaskan jika perawatan tersebut dimulai dari kebersihan yang harus terjaga, kondisi bangunan, kenyamanan pasar yang didukung fasilitas umum hingga persaingan harga.

Tak hanya itu, menurutnya mendorong masyarakat melakukan aktivitas jual-beli di pasar tradisional akan membantu pedagang yang beberapa tahun ini merasakan penurunan pada hasil dagangannya yang berpengaruh pada perekonomian.

Meski tak dapat dipungkiri keberadaan pasar modern turut memajukan pembangunan sebuah daerah, namun tetap harus diimbangi agar jangan sampai pasar tradisional tergerus keberadaannya.

"Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga diimbau agar terus mengawal eksistensi pasar tradisional. Saya pun berharap untuk menjaga eksistensi maka antara jumlah permintaan dan penawaran dapat terjaga, bagaimana agar kebutuhan masyarakat yang biasa dibeli dipasar tradisional selalu tersedia," urainya. (adv/hms3)