Detail Berita

Melalui Orientasi, Pemahaman dan Wawasan Anggota DPRD Kaltim Harus Ditingkatkan

Kamis, 10 Oktober 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Melalui Orientasi, Pemahaman dan Wawasan Anggota DPRD Kaltim Harus Ditingkatkan

SERIUS : Sejumlah Anggota DPRD Kaltim dari kalangan perempuan saat menerima materi-materi dari narasumber dalam acara Orientasi Anggota DPRD Provinsi se Indonesia tahun 2019, di Gedung Auditorium, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kemendagri, Rabu (9/10) kemarin.

JAKARTA. Pelaksanaan orientasi kembali berlanjut dihari kedua, Rabu (9/10) kemarin. Sejumlah materi disampaikan oleh narasumber yang berkompeten dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan wawasan anggota DPRD Provinsi dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan.

 

Materi yang sidampaikan seperti, hubungan kerja antara DPRD dan kepala daerah, fungsi tugas dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD, hingga pembangunan daerah dan pengelolaan keuangan daerah mendapat sambutan antusias dari para peserta orientasi, tak terkecuali dari anggota DPRD Kaltim.

Salah satu Anggota DPRD Kaltim, Puji Setiawati mengatakan, materi-materi yang telah diterimanya sangat membantu dalam pengetahuan dasar sebagai anggota dewan. “Saya ini baru pertama kali menjadi anggota DPRD Kaltim, tentu ilmu-ilmu yang telah diterima akan sangat membatu dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Menurut Politikus Demokrat ini, sebagai anggota legislatif, pemahaman, ilmu, serta wawasan harus terus dikembangkan, karena berpolitik kata dia merupakan sebuah dinamika yang terus menerus mengalami perubahan.

“Perubahan-perubahan itu pasti terjadi, sebagaimana apa yang telah disampaikan oleh beberpa pemateri dalam kegiatan orientasi. Sehingga, bagaimana peran DPRD, tugas dan fungsi serta bagaimana hubungan DPRD itu sendiri dengan pemerintah sebagai eksekutif harus bisa dipahami betul oleh anggota DPRD,” terang dia.

Selain itu, mengenai hubungan antara legilatif dan eksekutif sebut Puji, faktanya belum menunjukkan keharmonisan yang kuat. Padahal, DPRD maupun pemerintah merupakan mitra kerja dalam pembangunan daerah.

“Untuk itu, sebagai anggota baru dalam legislatif, saya akan mencoba mengubah pola-pola kerja yang belum sempurna akan disempurnakan. Sehingga keharmonisan antara legislatif dengan eksekutif bisa berjalan sebagaimana semestinya. Karena tujuan kita pasti sama, yakni bagaimana daerah bisa maju dan masyarakatnya bisa sejahtera,” tandasnya.(Hms6)