Detail Berita

Komisi I Duduk Bersama Polda Bahas IKN

Kamis, 28 November 2019 | Oleh: Humas DPRD Prov
Komisi I Duduk Bersama Polda Bahas IKN

Mengagendakan pertemuan membahas isu keamanan dan ketertiban serta masalah lainnya, Komisi I DPRD Kaltim dipimpin Ketua Komisi Jahidin berkunjungan ke Kantor Polda Kaltim, Rabu (27/11). Pertemuan diterima langsun oleh Kapolda Kaltim Irjenpol Muktiono.

BALIKPAPAN - Dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin, Komisi yang membidangi masalah pemerintahan dan keamanan ini, Rabu (27/11) duduk satu meja dengan Kapolda Kaltim Irjenpol Muktiono membahas sejumlah isu hangat di Kaltim salah satunya terkait persiapan IKN.

Dalam sambutannya, Jahidin didampingi Sekretaris Komisi Nasiruddin dan Anggota Komisi I lainnya menanyakan persiapan Polda. Yakni terkait langkah strategis apa yang disiapkan dalam menjaga dan meningkatkan kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya menyambut Ibukota Negara Baru (IKN) di Kaltim. “Kemudian dikaitkan dengan peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Penajam Paser Utara, sebab dimasyarakat di mata mereka ada kesan pembiaran. Kami meminta agar masalah ini diusut hingga tuntas agar tidak menimbulkan dampak dikemudian hari,” ungkap Jahidin.

Politisi yang pernah bergelut dibidang aparat hukum kepolisian ini juga menerangkan bahwa kejadian di PPU tersebut awalnya adanya aduan masyarakat dan kemudian diprovokasi, hingga berlanjut ke babak perkelahian, penganiayaan yang menyebabkan kematian. “Komisi I sebagai mitra kerja kepolisian tentu bersama-sama ingin mendalami masalah ini hingga ke akar. Kami berharap kedepan Kaltim bisa lebih kondusif, tentunya pihak keamanan dalam hal ini kepolisian memiliki peran penting mendukung hal itu,” urai Jahidin.

Menanggapi hal itu, Kapolda Kaltim menyambut positif kedatangan Komisi I DPRD Kaltim. Ia mengatakan bahwa terkait persiapan IKN konsep dari Pemerintah Pusat masih terus berjalan, mempersiapan IKN yang smart city salah satunya. “Tentu menjadi IKN akan menjadi kebanggaan kita bersama, karena untuk Indonesia yang kita cintai,”sebutnya.

Sementara mengenai masalah konflik di PPU dikatakan Kapolda bahwa hal itu sudah menjadi tugas kepolisian untuk menindaklanjuti. Bahkan saat kejadian dari awal mulai pertikaian hingga akhir kejadian pihak kepolisian berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Bahkan Bapak Presiden Jokowi sudah memanggil seluruh Kapolda, mengingatkan agar menjaga kondusifitas dan menjaga dari konflik horizontal. Sebab hal itu akan menghambat upaya-upaya pembangunan,” ungkap Irjenpol Muktiono.

Adapun pertemuan Komisi I dengan Kapolda Kaltim dihadiri Anggota Komisi I Masykur Sarmian, Andi Faisyal Assegaf, Agiel Suwarno, Baharuddin Muin, Romadhony Putra Pratama, Rima Artati dan Amiruddin. (hms5)