Detail Berita

Komisi I Terima Aduan PERADI

Rabu, 08 Juli 2020 | Oleh: Humas DPRD Prov
Komisi I Terima Aduan PERADI

Komisi I DPRD Kaltim saat menerima aduan dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) terkait dugaan adanya pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) oleh pihak perusahaan pertambangan di Kukar

SAMARINDA - Komisi I DPRD Kaltim kembali menerima aduan dari Ormas Persatuan Pemuda Adat Borneo melalui Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) terkait dugaan adanya pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) bukan pada tempatnya dari salah satu perusahaan pertambangan di Kukar.

Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin mengatakan, menanggapi laporan tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan lapangan. “Jika laporan yang disampaikan ini benar, maka kami akan turun ke lapangan,” ujarnya.

Terkait dengan adanya dugaan kasus limbah tersebut, Selasa (7/7/2020) kemarin, Komisi I DPRD Kaltim telah mengundang pihak PT Bina Sarana Sukses (BSS) dan PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ) untuk melakukan hearing bersama.

“Hasilnya, belum ada yang mengaku siapa yang punya limbah itu. Kami yakini, itu hanya bentuk akal-akalan dari perusahaan. Komisi I pasti bisa mengungkap siapa pemilik limbah tersebut, cepat atau lambat,” sebut Politikus PKB ini.

Hal ini didasari, bahwa pelapor dari dugaan pembuangan limbah itu adalah salah satu mantan karyawan dari perusahaan yang memiliki limbah B3. Sehingga, berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat, Komis I meyakini pelaku pembuangan limbah dilakukan oleh pihak perusahaan. “Sementara, tempat pemusnahan limbah padat ini hanya bisa dilakukan di Surabaya. Jadi, tidak ada pemusnahan limbah di luar pula jawa,” beber Jahidin.

Pencemaran lingkungan dari limbah perusahaan lanjut dia perlu ditindak tegas apabila terdapat bukti-bukti. “Karena limbah itu sangat berbahaya untuk kesehatan masyarakat dan pencemaran terhadap lingkungan,” tegasnya. (hms6)