Detail Berita

Kantor DPRD Kaltim Disemprot Disinfektan

Senin, 27 Juli 2020 | Oleh: Humas DPRD Prov
Kantor DPRD Kaltim Disemprot Disinfektan

BPBD Kaltim melakukan penyemprotan cairan disinfektan diseluruh bagian kantor DPRD Kaltim

SAMARINDA - Bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim khususnya Samarinda pada kalangan pemerintahan, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim segera mengambil tindakan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan dalam upaya mencegah penyebaran atau penularan Covid-19.

DPRD Kaltim sebagai salah satu institusi pemerintah juga mendapat giliran untuk dilakukan penyemprotan disinfektan di hampir semua bagian gedung kantor, Sabtu (25/7) lalu.


Ahmad Maulana selaku koordinator penyemprotan dari BPBD Kaltim mengatakan, hal tersebut dilakukan dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di seluruh instansi pemerintah baik kota maupun provinsi.


“Ini kami lakukan usai mendapat kabar bahwa Wakil Gubernur Kaltim dinyatakan terkonfirmasi positif kemudian disusul oleh ASN baik di lingkungan Pemkot Samarinda maupun Pemprov Kaltim,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa kurang lebih ada 17 kantor pemerintahan yang telah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan. Seperti Kantor Gubernur Kaltim, Balai Kota Samarinda, BNNP Kaltim dan kantor pemerintahan lainnya.


“Kurang lebih ada 15 sampai 17 kantor yang sudah kita lakukan penyemprotan. Hal ini terus kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pemerintahan,” jelasnya.


Selanjutnya, Kasubag Urusan Dalam Sekretariat DPRD Kaltim M Irsan Arisadikin selaku koordinator yang mengatur lokasi serta bagian-bagian dari kantor yang harus disemprot mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan ini sebagai langkah antisipasi guna mencegah penyebaran virus di lingkungan kantor DPRD Kaltim.


“Pasalnya, kantor DPRD Kaltim juga sebagai lembaga yang sering mendapat kunjungan dari semua kalangan baik dari masyarakat, pegawai hingga anggota dewan dari luar,” ujarnya.


Hal senada disampaikan juga oleh Plh. Sekretaris Dewan Hj. Norhayati US saat ditemui di tempat terpisah. Dikatakan bahwa sehubungan dengan situasi epidemi Covid-19 di Kaltim, khususnya kota Samarinda yang memasuki fase kedua, sehingga telah terjadi transmisi lokal yang berpotensi untuk menjadi efisentrum baru.


Maka diperlukan upaya pencegahan penyebaran virus dengan cara penyemprotan disinfektan di setiap daerah dan tempat yang ada dilingkungan Sekretariat DPRD Kaltim. “Karena itu, langkah dari BPBD Kaltim perlu kita tanggapi dengan baik dan serius agar penyebaran virus bisa kita cegah disemua daerah dan tempat,” tandasnya. (hms8)