Detail Berita

Perlu Solusi Atasi Banjir dan Jalan Amblas di Balikpapan

Senin, 03 Agustus 2020 | Oleh: Humas DPRD Prov
Perlu Solusi Atasi Banjir dan Jalan Amblas di Balikpapan

Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami BR Pane disela-sela serap aspirasi masyarakat dengan menerapkan prokotol kesehatan di Balikpapan, belum lama ini

SAMARINDA - Infrastruktur yang berkaitan dengan sarana dan prasarana publik merupakan hal yang teramat penting dalam mendukung aktivitas perekonomian, sosial, budaya dan lain sebagainya. Seperti jalan dan drainase misalnya, keberadaanya menjadi modal utama dalam pembangunan  dalam arti luas.

Buruknya, jalan dan drainase akan menimbulkan beragam persoalan diantaranya banjir dan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi bahkan parahnya bisa membuat kesejahteraan masyarakat akan sulit dicapai.


Seperti yang dikeluhkan oleh warga Kelurahan Mekar Sari, Balikpapan Tengah dan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota yang disampaikan pada saat Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami Br Pane melakukan reses, 22 – 29 Juli.


“Warga RT 52 Kelurahan Mekar Sari mengeluhkan persoalan banjir yang terjadi akibat drainase tidak mampu menampung debit air yang tinggi sehingga meluap ke permukaan badan jalan sampai masuk kepemukiman warga,” ujarnya.


Dampak banjir mengakibatkan lumpuhnya kegiatan warga sekitar baik aktivitas perekonomian hingga sosial. Laju pembangunan infrastruktur dan semakin minimnya kawasan serapan air serta buruknya drainase disinyalir menjadi penyebab utama banjir di daerah tersebut. “Setiap hujan turun banjir bahkan tidak jarang tinggi air sampai pinggang orang dewasa,” katanya.


Oleh sebab itu Politikus PPP itu menyebutkan masyarakat menginginkan dibangunnya ruang terbuka hijau di lahan eks Puskib karena dinilai strategis sebab lahan yang cukup luas dan terletak masih di Kelurahan Mekar Sari.


Tidak hanya itu, pentingnya diadakan pengelolaan sampah yang memisahkan antara sampah kering dan sampah basah oleh pemerintah daerah yang pelaksanaanya dikoordinir oleh dinas terkait dan pihak kelurahan.


“Warga sebenarnya tidak setuju eks Puskib dibangun Supermal, mereka setujunya dibangun sesuatu yang memang benar-benar diperlukan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat seperti ruang terbuka hijau, sekolah, Polsek dan kantor kecamatan yang memang belum ada dilingkungan sekitar,” jelasnya.


Di RT 18 Kelurahan Klandasar Ilir, Kecamatan Balikpapan Kota, lanjut dia warga meminta adanya perbaikan jalan yang amblas sehingga mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan kendaraan bermotor.


Dikhawatirkan, apabila dibiarkan justru akan memperparah kondisi jalan amblas yang diprediksi akan meluas seiring banyaknya kendaraan yang melintas diatas badan jalan tiap harinya sebab jalan tersebut merupakan akses utama.


Selain jalan dan drainase warga juga mengharapkan adanya lampu jalan di lingkungan masyarakat guna meminimalisir tindakan kejahatan, meminta bantuan bagi warga miskin yang terdampak covid-19, serta mengharapkan bantuan hibah dan bansos kepada majelis taklim dan pengajian.


Atas persoalan tersebut pihaknya meminta kepada pemerintah untuk menyusun kerangka kebijakan regulasi maupun kerangka kebijakan investasi melalui rehabilitasi layanan infrastruktur yang rusak khususnya jalan dan drainase. (hms4)