Detail Berita

Sosialisasi Aturan Wajib Masker Harus Merata

Senin, 24 Agustus 2020 | Oleh: Humas DPRD Prov
Sosialisasi Aturan Wajib Masker Harus Merata

SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim Yusuf Mustafa meminta pemerintah kabupaten dan kota yang ada di Kaltim melakukan sosialisasi maraton terkait adanya aturan wajib masker sebelum diberlakukan sanksi kepada masyarakat di tengah pandemi.

Hal ini disampaikan Yusuf, sapaan akrabnya menyikapi adanya sanksi tegas bagi warga yang tidak mengenakan masker. Salah satunya sanksi tersebut diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Balikpapan dan Samarinda yang kini tengah dibahas.

 

“Ini dimaksud agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memberikan edukasi serta sosialisasi mengenai pentingnya protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini,” ujarnya.

 

Terlebih kata dia, dalam Perwali tentang pedoman pelaksanaan dan penegakan hukum protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, terdapat sanksi denda bagi masyarakat yang melanggar. Untuk itu, sebelum aturan itu diberlakukan, sosialisasi harus merata hingga daerah pedalaman.

 

“Karena, jangan sampai setelah aturan sanksi diberlakukan, sebagian besar warga malah belum mengetahuinya. Terlebih bagi warga yang berada di pedalaman. Sehingga, perlu sosialisasi yang merata,” tegasnya

 

Apalagi, lanjut Yusuf, saat Pandemi Covid-19, sebagian besar kondisi ekonomi masyarakat terpuruk. Tentunya denda atau sanksi bagi yang tidak menggunakan masker hingga ratusan ribu rupiah cukup memberatkan.

 

“Jadi, harus ada edukasi kepada warga terkait tujuan dari pemberian sanksi penegakan hukum protokol kesehatan ini. Semua harus tahu itu, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan yang membuat resah, dan masyarakat juga tidak merasa terbebani dengan sanksi tersebut,” jelas Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini.

 

Selain mendorong sosialisasi yang intens, masyarakat juga diminta untuk peka dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. “Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dan sama-sama membentengi diri dari wabah covid-19,” pungkas Politikus Golkar ini. (adv/hms6)